Thomas Aquinas, seorang filsuf dan teolog Kristen yang hidup pada abad ke-13
Masehi dan dianggap sebagai salah satu tokoh terbesar dalam sejarah filsafat Barat.
St. Thomas Aquinas adalah seorang teolog Katolik yang memadukan filsafat
Aristoteles dengan teologi Kristen, dan menghasilkan sistem pemikiran yang dikenal
sebagai Tomisme. Salah satu karya terkenalnya adalah "Summa Theologiae", di mana
ia mencoba untuk menyusun suatu rangkaian konsep-konsep filosofis dan teologis
yang komprehensif dan koheren.
Salah satu kontribusi penting St. Thomas Aquinas adalah pemikirannya tentang
penggunaan akal dalam kepercayaan Kristen. Ia mengajarkan bahwa iman dan akal
bukanlah dua hal yang saling bertentangan, tetapi saling melengkapi satu sama lain.
Ia juga mengembangkan pandangan bahwa Allah dapat diketahui melalui akal dan
alam semesta, selain dari wahyu yang diberikan melalui Kitab Suci.
St. Thomas Aquinas juga menekankan pentingnya moralitas dan etika dalam
kehidupan manusia. Ia mengembangkan konsep-konsep seperti keadilan,
kesetaraan, dan martabat manusia, yang menjadi dasar bagi pemikiran-pemikiran
modern tentang hak asasi manusia. Selain itu, ia juga mengembangkan konsep
hukum alam, yang menyatakan bahwa prinsip-prinsip moral dan etika tidak hanya
bersifat subjektif atau relatif, tetapi juga dapat ditemukan dalam alam semesta itu
sendiri. Pemikiran St. Thomas Aquinas memiliki pengaruh yang sangat besar pada
perkembangan filsafat, teologi, dan kebudayaan Barat. Konsep-konsepnya tentang
hubungan antara iman dan akal, penggunaan akal dalam kepercayaan Kristen, dan
moralitas dan etika tetap menjadi topik yang relevan dalam pemikiran Barat hingga
saat ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar