Halaman

Senin, 06 Maret 2023

Anaxagoras

Anaxagoras adalah seorang filsuf Yunani kuno yang hidup pada abad ke-5 SM. Ia
dikenal dengan pandangannya tentang alam semesta, di mana ia menekankan pada
konsep keberadaan materi yang tak terbatas, serta gagasannya tentang Nous, yaitu
kekuatan intelektual yang mengatur dan mengendalikan alam semesta.
Menurut Anaxagoras, keberadaan materi di alam semesta adalah tak terbatas dan
tidak dapat dihancurkan atau diciptakan. Ia mengemukakan bahwa semua hal terdiri
dari unsur-unsur kecil yang tidak terlihat, yang disebut homoiomeria. Unsur-unsur ini
berbeda-beda dalam bentuk, ukuran, dan jumlahnya, namun semuanya sama dalam
kualitasnya.
Anaxagoras juga mengembangkan gagasan tentang Nous, yaitu kekuatan intelektual
yang mengendalikan alam semesta. Ia menganggap bahwa Nous adalah kekuatan
yang terdapat di dalam setiap unsur dan mengatur gerakan dan perubahan dalam
alam semesta. Ia juga mengemukakan bahwa manusia memiliki Nous dalam dirinya
sendiri, yang memungkinkan mereka untuk memahami keberadaan dan kebenaran.
Contoh pemikiran Anaxagoras adalah ketika ia mengemukakan bahwa matahari
adalah sebuah batu yang terbakar. Pandangan ini pada saat itu dianggap
kontroversial, karena sebelumnya diketahui bahwa matahari adalah sebuah dewa.
Namun, Anaxagoras memperkenalkan pendekatan ilmiah dalam pemikirannya, di
mana ia menganggap bahwa fenomena alam harus dijelaskan secara rasional dan
berdasarkan bukti-bukti yang ada.
Pemikiran Anaxagoras tentang keberadaan materi dan Nous telah memberikan
pengaruh yang besar dalam perkembangan filsafat Barat, terutama dalam pemikiran
Plato dan Aristoteles. Ia dianggap sebagai salah satu filsuf terbesar dalam sejarah
filsafat Barat dan masih banyak dipelajari hingga saat ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar